Tue. Jan 22nd, 2019

Departemen Keuangan Ukm Al Banna Polinela

Ukm Al-Banna tidak hanya sekedar wadah dakwah, akan tetapi banyak yang dapat dilakukan salah satunya yaitu di departemen Keuangan. Departemen Keuangan Ukm Al-Banna mengemban amanah untuk membantu mensuplai keuangan atau membantu memenuhi kebutuhan pendanaan di Ukm Al-Banna. Kegiatan yang dilakukan yaitu: pencarian dana menjadi prioritas program kerja yang dijalankan.

Dengan berwirausaha kita dapat menjalin komunikasi serta ukhuwah yang erat, yang mana dengan adanya komunikasi tersebut kita dapat mensyiarkan dakwah. Departemen Keuangan dipimpin oleh seorang Kepala Departemen ( KaDep) dan dibantu dengan Wakil Departemen (WakDep), Sekertaris Departemen (SekDep), dan Bendahara Departemen (BenDep)

Departemen keuangan memiliki tugas dan kewenangan sebagai pengurus elemen dari UKM Al Banna antara lain Menumbuhkan jiwa pengusaha yang berlandaskan pada tuntunan islam. Menjadi wadah untuk melatih kader agar mempunyai jiwa pengusaha. Memberikan arahan, membimbing dan mengevaluasi kinerja kader departemen keuangan.

Melaksanakan tugas departemen keuangan (dana dan usaha) bertanggung jawab dalam memproduktifkan kegiatan usaha dalam menciptakan kader berjiwa wirausaha dan sebagai upaya menciptakan kemandirian  serta kesejahteraan secara finansial dalam organisasi. Bertanggung jawab atas proposal sponsor kegiatan, infak, shodaqoh, iuran, pembuatan drescode, atribut dan perlengkapan lainnya dalam organisasi. Melaporkan kegiatan kepada ketua umum dan bendahara umum serta wajib menjaga anggota departemennya.

VISI MISI Departemen Keuangan Ukm Al Banna Polinela

Visi

“Mewujudkan jiwa Entrepreneur yang berlandaskan dakwah islamiah”

Misi

Misi Departemen Keuangan UKM Al Banna :

  1. Memperoleh Ridho Ilahi.
  2. Tetap mempertahankan dan meningkatkan citra UKM Al-banna dalam berwirausaha.
  3. Memastikan agar tidak terjadi kecurangan dalam setiap kegiatan operasional dakwah dan bisnis.
  4. Meningkatkan Ukhuwah antara kader melalui berwirausaha.
  5. Menumbuhkan jiwa pengusaha yang berlandaskan pada tuntunan islam.
  6. Menjadi wadah untuk melatih kader agar mempunyai jiwa pengusaha.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *